Media Informasi Seputar Kesehatan

Jumat, 01 Desember 2017

Mau Tes Golongan Darah Sama Dengan Anda Menyelamatkan Nyama Anda Sendiri

Tes golongan darah tidak hanya untuk transfusi darah. Ada berbagai fungsi lain dari mengetahui golongan darah yang kita miliki.

Setidaknya ada sekitar empat hingga enam liter darah dalam tubuh manusia. Darah tersebut terdiri dari sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit. Selain itu, molekul protein tertentu yang dinamakan antigen dan antibodi juga ada di dalam darah manusia.

Antigen merupakan molekul protein yang ada di permukaan sel darah merah, sedangkan antibodi adalah protein yang ditemukan dalam plasma darah. Antigen terdiri dari dua macam, yaitu antigen A dan antigen B. Ada atau tidak adanya kedua antigen tersebut bisa memengaruhi jenis atau golongan darah seseorang, yaitu A, B, AB, atau O.

Tak hanya itu, ada atau tidaknya faktor rhesus (Rh) dalam darah juga dapat menentukan golongan darah manusia. Faktor rhesus (Rh) merupakan protein warisan yang ditemukan pada permukaan sel darah merah seseorang. Jika darah memiliki protein, berarti golongan darahnya termasuk Rh positif. Namun jika tidak ada, berarti Rh negatif.

Mengapa harus tes golongan darah?

Nah, untuk menentukan golongan darah seseorang harus dilakukan tes golongan darah. Tes golongan darah perlu dilakukan terutama:

  • sebelum seseorang mendonorkan atau menyumbangkan darah,
  • sebelum mendapatkan transfusi darah,
  • sebelum mendonorkan organ untuk ditransplantasi,
  • sebelum operasi,
  • untuk menunjukkan apakah dua orang memiliki hubungan darah (keluarga),
  • ketika seorang wanita berencana untuk hamil atau pertama kali hamil,
  • untuk memeriksa indentitas seseorang yang diduga melakukan tindak pidana.

Sangat penting mengetahui golongan darah Anda karena jika seseorang diberi darah yang tidak cocok atau tidak kompatibel, penggumpalan darah bisa terjadi. Akibatnya, tentu saja fatal alias dapat menyebabkan kematian.

Bagimana tes golongan darah dilakukan?

Tes golongan darah biasanya dilaksanakan di rumah sakit atau klinik laboratorium oleh tenaga medis yang sudah ahli. Sebelum dites, kulit dibersihkan dengan antiseptik untuk membantu mencegah infeksi. Setelah itu, lengan dibungkus atau dibalut pita guna membuat pembuluh darah lebih terlihat. Jarum kemudian disuntikkan ke lengan atau tangan untuk mengambil sedikit sampel darah. Setelah itu, kain kasa dan perban ditempel ke bekas lokasi suntikan.

Nah, untuk menentukan golongan darah, teknisi lab akan mencampur sampel darah yang sudah diambil tersebut dengan antibodi yang menyerang darah jenis A dan B. Gunanya untuk melihat bagaimana reaksi darah dan antibodi. Contohya, jika sel darah ternyata menggumpal bila dicampur dengan antibodi anti-B maka darah tersebut termasuk dalam golongan A. Setelah itu, sampel darah akan dicampur dengan serum anti-Rh. Jika sel darah mengumpul ketika bercampur dengan serum anti-Rh, itu berarti bahwa darah termasuk golongan Rh+.

Sudahkan Anda mengetahui golongan darah sendiri?

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Mau Tes Golongan Darah Sama Dengan Anda Menyelamatkan Nyama Anda Sendiri

0 komentar:

Posting Komentar